Ayo Mengenal Wayang, Siapa Tau Jadi Sayang

Oleh : Nay

Wayang salah satu budaya asli Indonesia

Apa itu Wayang? Pasti di antara kalian banyak yang sudah familiar dengan kata Wayang. Wayang sendiri memiliki banyak arti. Dikutip dari Wikipedia, Wayang adalah seni pertunjukkan tradisional asli Indonesia yang berasal dan berkembang pesat di pulau Jawa dan Bali. Sedangkan dalam buku Wayang kuno dinyatakan bahwa Wayang adalah gambaran fantasi tentang bayangan manusia, atau dalam bahasa Jawa disebut ayang-ayang. Jika ditinjau dari arti filsafatnya, “wayang” dapat diartikan sebagai bayangan atau merupakan pencerminan dari sifat-sifat yang ada dari dalam jiwa manusia. Sifat-sifat yang dimaksud antara lain watak angkara murka, kebajikan, serakah, dan lain sebagainya.

Asal usul wayang dianggap telah hadir sejak 1500 tahun sebelum Masehi. Wayang lahir dari cendikia nenek moyang suku Jawa di masa silam. Pada masa itu, wayang diperkirakan hanya terbuat dari rerumputan yang diikat sehingga bentuknya masih sangat sederhana. Wayang dimainkan dalam ritual pemujaan roh nenek moyang dan dalam upacara-upacara adat Jawa. Pada periode selanjutnya, kulit hewan dan kulit kayu lainnya mulai dikenal dalam pembuatan Wayang.

Perkembangan wayang terus terjadi. Cerita-cerita yang dimainkan pun kian berkembang. Adapun masuknya agama Hindu di Indonesia pun telah menambah khasanah kisah-kisah yang dimainkan dalam pertunjukan wayang. Kisah yang paling terkenal diantaranya adalah kisah Ramayana dan Mahabarata. Kegemaran masyarakat Jawa pada seni pertunjukan wayang pada masa tersebut juga berpengaruh terhadap proses penyebaran agama Islam di tanah Jawa. Misalnya adalah Sunan Kalijaga, beliau berdakwah dengan cara mengundang banyak orang lalu menggelar pertunjukan Wayang. Disetiap pertunjukan beliau selalu menyisipkan pesan-pesan moral agar masyarakat yang mayoritas masih memeluk Hindu dan Budha itu tertarik untuk mengetahui Islam lebih dalam.

Dari perkembangannya, pertunjukan wayang mulai diiringi dengan gamelan dan Sinden (penyanyi wanita dalam seni gamelan atau pertunjukan wayang). Tokoh Wali Songo yang berdakwah menggunakan media wayang adalah Sunan Kalijaga. Dalam perkembangannya beliau memasukkan nilai-nilai keislaman melalui pertunjukan wayang.

Wayang sendiri terbagi menjadi beberapa jenis. Antara lain Wayang golek, Wayang beber, Wayang kulit, Wayang klitik. Diantara jenis Wayang tersebut, Wayang kulit merupakan jenis wayang yang bisa dibilang paling terkenal dan familiar di masyarakat Indonesia. Pertunjukkan wayang kulit sendiri paling sering dijumpai di wilayah Jawa Tengah dan jawa Timur. Wayang Kulit terbuat dari bahan kulit kerbau, sapi atau bahkan kambing yang diproses menjadi lembaran. Satu wayang membutuhkan lembaran kulit sekitar berukuran 50 x 30 cm atau lebih sesuai tokoh pewayangan atau pesanan khusus.

Wayang juga merupakan warisan budaya yang dimiliki Indonesia, tidak hanya Indonesia kini Wayang juga sudah ditetapkan sebagai warisan budaya dunia. Pesona wayang kulit tak hanya membuat Indonesia merasa bangga, tetapi UNESCO pun bahkan telah menetapkan pertunjukan wayang kulit sebagai Masterpiece of Oral and Intangible Heritage of Humanity atau karya kebudayaan yang mengagumkan di bidang cerita narasi dan warisan budaya yang indah dan berharga sejak 7 November 2003, lho! UNESCO mengakui pertunjukan wayang kulit sebagai seni mendongeng kuno dari Indonesia yang telah berkembang selama sepuluh abad. Oleh karena itu, setiap tanggal 7 November menjadi tanggal peringatan Hari Wayang Sedunia. So, sebagai generasi muda penerus bangsa, kita harus tetap menjaga dan melestarikan warisan budaya yang kita miliki, salah satunya adalah Wayang. Mari kita perkenalkan Wayang kepada dunia dan mari menjadi generasi muda yang cinta akan budaya Indonesia. Yuk, kenali wayang! siapa tahu sayang.

Tim Humas

Akun resmi hubungan masyarakat MTsN 5 Tulungagung.

One thought on “Ayo Mengenal Wayang, Siapa Tau Jadi Sayang”

  • 7 November 2021 pada 10:02 pm
    Permalink

    Happy Puppet’s Day

Komentar ditutup.