IDUL ADHA: MANIFESTASI RASA SUKUR DAN KEPEDULIAN SOSIAL

Hari Raya Idul Adha 1442 Hijriyah tahun ini jatuh pada hari Jumat, 31 Juli 2020. Momentum Idul Adha diperingati dengan pelaksanaan penyembelihan hewan qurban sebagaimanan firman  Allah SWT dalam Surat Al Kautsar ayat 2: Fasholli li Rabbikan wan har yang artinya Dirikanlah sholat karena Tuhanmu dan berkurbanlah. Perintah berqurban bukan semata-mata dimaknai sebagai penyembelihan hewan qurban saja. Akan tetapi lebih kepada wujud rasa yukur dan bukti pendekatan diri kepada Allah SWT. Selain itu, Hari Raya Idul Adha juga digunakan untuk memperingati ketika Nabi Ibrahim AS rela mengorbankan putra yang sangat ia cintai untuk Allah SWT. Namun, Allah menggantikannya dengan seekor domba yang gemuk. Ketaatan dan kepatuhan Nabi Ibrahim kepada Allah inilah yang menjadi esensi pelaksanaan Idul Adha.

Hari Raya Idul Adha atau Hari Raya Qurban merupakan salah satu momentum yang digunakan masyarakat untuk saling berbagi sebagai bentuk kepedulian sosial kepada mereka yang kurang mampu. Tak terkecuali Madrasah Tsanawiyah Negeri 5 Tulungagung. Penyembelihan hewan qurban sebanyak tiga ekor sapi dan satu ekor kambing dilaksanakan sejak hari Jumat (31/7) hingga Sabtu (1/8) berjalan dengan lancar. “Alhamdulillah semua berjalan lancar, tidak ada insiden sapi ngamuk. Semua berjalalan lancar, alhamdulillah”, tutur Drs. Abdullah selaku ketua panitia pelaksanaan qurban.

Dari hewan qurban tersebut, madrasah lantas membagikan lebih dari 400kg daging sapi kepada warga madrasah, masyarakat sekitar, dan warga kurang mampu. Tidak hanya di sekitar Madrasah, daging qurban juga didistribusikan hingga warga di sekitar kediaman Bapak/Ibu Guru MTsN 5 Tulungagung. Mengingat kediaman Bapak/Ibu Guru yang tersebar hingga ke perbatasan Trenggalek diharapkan mampu memaksimalkan syiar Madrasah Tsanawiyah Negeri 5 Tulungagung kepada masyarakat luas.

            Pelaksanaan penyembelihan hewan qurban ini ditayangkan secara live streaming youtube dan instagram dipandu langsung oleh Waka Humas Ahmad Masduki, S.Pd., S.S dan tim IT Hanif Nur Rohman S.Pd.. Meski sebagian besar berada di rumah, seluruh siswa Madrasah Tsanawiyah Negeri 5 Tulungagung tetap dapat menyaksikan pelaksanaan penyembelihan hewan qurban. Pada kesempatan kali ini, Drs. Muhamad Dopir, M.Pd.I selaku Kepala madrasah Madrasah Tsanawiyah Negeri 5 Tulunggaung juga berpesan bahwa momentum penyembelihan hewan qurban bisa dijadikan sebagai pembelajaran lingkungan atau realistic learning yang mana dapat diartikan sebagai bentuk pembelajaran yang berbasis lingkungan. Siswa tetap bisa mengikuti pelaksanaan penyembelihan hewan qurban dan sekaligus belajar tentang makna berqurban. “Penekanan kami bukan hanya masalah akademik tapi juga pendidik moral. Terutama kepedulian terhadap orang lain dan masyarakat sekitarnya,” tutur Drs. Muhamad Dopir, M.Pd.I. (lai)

Tim Humas

Akun resmi hubungan masyarakat MTsN 5 Tulungagung.