Literasi? Siapa Takut

Hanya perlu satu buku untuk jatuh cinta pada membaca, Carilah buku itu dan mari jatuh cinta.”, Naya: 2021

“Membaca dan menulis itu sebenarnya satu kesatuan dan saling melengkapi, jika kita membaca kita akan mendapatkan ide untuk tulisan kita nanti, sebaliknya jika kita menulis maka tulisan kita akan dibaca oleh orang lain dan juga diri kita sendiri. Dengan membaca dan menulis akan banyak sekali ilmu yang bisa kita dapatkan. Contoh kecilnya adalah cara menuliskan kalimat dengan benar. Mungkin jika orang belum tau tata cara menuliskan kalimat dengan benar, mereka akan menulis dengan semaunya, padahal menulis juga ada peraturan dan tata caranya. Masih banyak lagi ilmu yang bisa kita dapatkan dari membaca dan menulis. So, kalian juga harus merasakan bagaimana serunya menulis. Kemudian masuk ke dalam dunia yang kalian buat di dalam tulisan tersebut dengan membacanya. Hanya perlu satu buku untuk jatuh cinta pada membaca, Carilah buku itu dan mari jatuh cinta.”, (Naya: 2021)

Inaya Hasyatul Ilma atau yang kerap disapa Naya merupakan salah satu siswi kelas 8 MTsN 5 Tulungagung, Gadis cantik yang piawai dalam bermain verba ini tak hanya gemar menulis tetapi juga tergabung dalam Osis dan Multimedia MTsN 5 Tulungaguung. Literasi adalah salah satu hobi yang memenuhi hari-harinya. Beberapa koleksi novelpun menjadi salah satu barang kegemaran yang ia lirik saat ke toko buku. Selain itu Naya juga aktif menulis di blog Sasisabu milik Media Guru Indonesia. Dia sudah menuliskan artikel, cerpen, dan juga pengalaman pribadinya di blog sasisabu miliknya. Sasisabu sendiri merupakan blog siswa yang dipersembahkan oleh Media Guru Indonesia (mediaguru.ID) bekerjasama dengan BIMA Teknologi. Tujuan diadakannya blog ini adalah untuk mengembangkan dan meningkatkan minat siswa-siswi di Indonesia dalam kegiatan menulis dan membaca atau disebut juga dengan literasi.

Naya dan salah satu buku hasil tulisannya

Secara berkala Media Guru Indonesia mengadakan lomba menulis setiap bulannya dengan tema yang berbeda-beda. Pada bulan Maret lalu lomba menulis tersebut mengusung tema “Kami Rindu Bersua”. Naya pertama kali mengikuti lomba menulis yang diadakan oleh Media Guru Indonesia pada bulan maret. Abi Naya yang juga merupakan penulis di blog Gurusiana milik Media Guru Indonesia mengetahui info mengenai lomba tersebut melalui postingan pendiri Media Guru Indonesia yaitu Muhammad Ihsan. Setelah tau mengenai info tersebut beliau segera memberitahukan kepada putri sulungya untuk ambil bagian dalam lomba tersebut.

Selang beberapa minggu setelah hari terakhir pengiriman naskah, pengumuman tulisan terbaik diumumkan oleh Muhammad Ihsan selaku pendiri Media Guru Indonesia. Pada hari pengumuman Naya diberitahu oleh Abinya jika tulisannya yang berjudul “Kapan Berjumpa?” termasuk dalam 100 tulisan terbaik. Tentu dia sangat senang dan juga terkejut mengetahui jika tulisannya masuk 100 tulisan terbaik. Dia juga tidak menyangka pada lomba pertamanya akan berhasil. Karena keberhasilannya itulah Naya menjadi lebih semangat untuk menulis dan menghasilkan karya-karya baru.  Terbukti, buku keduanya tentang Pesona Tulungagung juga akan segera rilis. Tak tanggung-tanggung kali ini gadis manis ini berkolaborasi dengan guru-guru di Kabupaten Tulungagung. Wih, makin menginspirasi dong tentunya! Asy

Tim Humas

Akun resmi hubungan masyarakat MTsN 5 Tulungagung.

One thought on “Literasi? Siapa Takut”

  • 22 September 2021 pada 11:42 pm
    Permalink

    Inspiratif

Komentar ditutup.