Berkurban: Bukan Tentang Kemampuan Membeli, tapi Keikhlasan Memberi

Hai haii Sahabat Madsanema, ada yang tahu kita hari Senin minggu lalu merayakan apa?
Clue-nya adalah daging, pasti kalian semua tau jawabannya. Yaps kita kemarin baru saja merayakan Hari Raya Idul Adha. Kira-kira mengapa kita merayakan hari Raya Idul Adha? Lalu kenapa ada momen berkurban?
Idul Adha merupakan hari raya yang diadakan untuk memperingati peristiwa kurban, yaitu ketika Nabi Ibrahim As. bersedia mengorbankan putranya Nabi Isma’il As. sebagai wujud kepatuhan terhadap Allah SWT. Sebelum Nabi Ibrahim As mengorbankan putranya, Allah menggantikan Nabi Isma’il As. dengan domba.


Adanya penyembelihan hewan kurban sudah diterangkan dalam sebuah riwayat Imam Bukhori yang menyebutkan “Rasulullah SAW bersabda: Barang siapa menyembelih hewan kurban sebelum salat (Idul Adha) maka sesungguhnya ia menyembelih untuk dirinya sendiri, dan barang siapa menyembelih kurban sesudah salat (Idul Adha) dan dua khutbahnya, sesungguhnya ia telah menyempurnakan ibadahnya, dan ia telah menjalani aturan Islam.”


Pada hari Idul Adha semua umat islam yang ada di dunia akan melaksanakan kurban, biasanya kurban dilaksanakan di masjid atau mushola, namun kurban juga dapat dilaksanakan di tempat lainnya, salah satunya di madrasah.
MTs Negeri 5 Tulungagung juga ikut andil dalam melaksanakan kurban. Tahun ini MTsN 5 Tulungagung berkurban tiga ekor sapi. Penyembelihan dilaksanakan pada Senin, 11 Juli 2022 dini hari pukul 01.30 WIB dilanjutkan distribusi yang dilaksanakan pada pagi harinya pukul 06.00 WIB di halaman gedung timur MTsN 5 Tulungagung.
Daging kurban akan dibagikan kepada guru dan karyawan, siswa-siswi, komite madrasah, masyarakat sekitar, serta warga yang kurang mampu.
“Kurban bukan tentang kemampuan membeli, tapi keikhlasan memberi” (Nay)