LDK OSIM 2021 – 2022: Berpacu Dalam Harmonisasi Kepemimpinan

Suasana Pembukaan LDK OSIM Masa Bakti 2021/2022

MTsN 5 Tulungagung – Tidak lengkap rasanya saat telah melaksanakan reorganisasi OSIM, tapi tidak melaksanakan Latihan Dasar Kepemimpinan (LDK). Perlu diketahui LDK adalah salah satu agenda rutin dan wajib yang diselenggarakan OSIM mana kala telah terjadi pergantian struktur kepengurusan yang baru. Tujuan LDK sendiri tidak lain untuk menciptakan pemahaman yang ada pada tubuh anggota organisasi terkait kepemimpinan dan melatih kekompakan, keberasamaan, kekeluargaan. LDK juga menjadi wadah pembelajaran dan pelatihan bagaimana nanti akan menghadapi permasalahan selama masa bakti berlangsung.

Dalam situasi pandemi covid-19 yang sedikit banyak mulai kondusif, kini dapat diselenggarakan kembali. Mengingat tahun lalu harus puas dilaksanakan melalui daring. Latihan ini mengajarkan bagaimana menjadi seseorang pemimpin yang baik dan bijaksana dalam mengambil keputusan dalam sebuah organisasi tanpa mencampuradukkan dengan masalah pribadi masing-masing, bagaimana seorang pemimpin memecahkan masalah dalam sebuah organisasi dengan rasa kekeluargaan tanpa mementingkan ego melalui musyawarah.

LDK OSIM MTsN 5 Tulungagung dilaksanakan pada hari Rabu dan Kamis, 08 – 09 Desember 2021. Kegiatan ini berlangsung di gedung timur lebih tepatnya di kelas 9A dan melibatkan seluruh pengurus OSIM masa bakti 2021/2022. Acara dibuka dengan mengucap bismillah bersama, lalu dilanjutkan oleh sambutan Waka Kesiswaan selaku ketua panitia. Dilanjutkan dengan sambutan sekaligus seremonial pembukaan kegiatan LDK oleh Drs. Muhamad Dopir, M.Pd.I. selaku kepala madrasah.

Salah satu isi sambutannya adalah tentang pendapat mengenai pemimpin dilahirkan atau diciptakan. Pemimpin bisa dilahirkan, contohnya adalah Ratu Elizabet yang dilahirkan dari keluarga kerajaan Inggris. Tapi pemimpin juga diciptakan, contohnya adalah presiden kita, Jokowi. Orang tuanya bukan berasal dari keluarga kerajaan atau pemimpin, namun putranya kini berhasil menjadi pemimpin negeri ini. Itu membuktikan, tidak ada yang tidak mungkin menjadi seorang pemimpin. Siapa saja bisa. Kemudian seremoni pembukaan LDK ditutup dengan doa bersama yang dipimpin oleh Ahmad Jamzuri M.Pd.I. selaku Waka Kurikulum.

Pak Masduki memberikan materi Leadership

Konsep dari kegiatan LDK memberikan pelatihan yang berbasis belajar bersama. Jadi, pengurus OSIM yang baru tidak akan merasa terbebani oleh tanggung jawab yang sebenarnya bias dipikul bersama-sama. Tidak hanya belajar tentang organisasi, tetapi juga diajarkan arti kebersamaan dan kekeluargaan. Berfokus pada peningkatan kemampuan personal dan kelompok yang dapat bermanfaat di kegiatan-kegiatan selanjutnya.

Selain tujuan di atas terdapat tujuan lainnya, yaitu membekali pelajar untuk beraktifitas nyata di organisasi madrasah dengan pengetahuan serta skill kepemimpinan dan keorganisasian yang mumpuni, menumbuhkan jiwa kepemimpinan sehingga mampu mengatur diri dan lingkungannya. Menanamkan dasar-dasar ilmu manajemen organisasi sehingga remaja memiliki pengetahuan, kemampuan, dan keahlian untuk berperan aktif di organisasi madrasah serta memiliki self biologing yang tinggi terhadap organisasi madrasah. Serta mampu mengembangkan dan membantu pihak madrasah dalam mengembangkan madrasah agar lebih maju dengan berbagai prestasi-prestasi yang dimiliki oleh siswa siswi MTsN 5 Tulungagung.

Selama dua hari kegiatan LDK berlangsung cukup khidmat, kooperatif, dan komunikatif. Hari pertama (Rabu, 08/12) pengenalan materi dasar tentang literasi. Mengapa pengenalan literasi begitu penting? Seperti yang tadi telah dibahas, bahwa kreatifitas siswa perlu ditumbuhkan dan salah satu cara untuk merealisasikan hal tersebut dengan pemanfaatan literasi seluas-luasnya. OSIM selain diminta aktif di segala kegiatan madrasah juga harus bisa mengembang kemampuan personalnya dalam bisang literasi. Karena literasi sendiri adalah bekal dasar dalam proses kreatifitas mereka di masa depan. Selain itu tidak lucu kalau pengurus OSIM tidak mampu dalam mengolah kata dan nalar mereka untuk hal-hal yang mendasar. Materi yang diisi oleh bu Iklima, suasana cukup kondusif dan beberapa siswa menunjukkan bakatnya dalam bidang kepenulisan.

Pak Sugito memberikan materi Keorganisasian

Selanjutnya pada hari kedua pelaksanaan LDK (Kamis, 09/12), materi yang diberikan lebih kompleks. Ada materi Leadership yang dibawakan oleh pak Masduki. Dalam materi tersebut memberikan arahan bahwa seorang pemimpin itu memiliki beberapa ciri khas dan pola pikir yang berbeda dari anggota biasa. Leadership merupakan hal yang penting dalam keberlangsungan sebuah bisnis, organisasi, dan proyek. Skill atau keterampilan ini juga wajib dimiliki semua orang agar tetap dapat bersaing dan bekerja secara maksimal. Leadership sangat mempengaruhi kinerja suatu organisasi, bisnis, dan proyek khususnya dalam mencapai suatu target. Secara umum, leadership di sebuah organisasi pasti dipegang oleh ketua. Namun, dalam beberapa kesempatan masing-masing anggota juga harus memiliki sifat leadership untuk meningkatkan kinerja.

Pak Mustofa memberikan materi Public Speaking

Kemudian dilanjutkan materi Keorganisasian oleh pak Sugito, selaku Waka Sarpras. Materi ini berfokus pada seluk beluk yang terjadi dalam tubuh organisasi. Terdapat Coffee Break selama 15 menit lalu pemberian materi dilanjutkan, yaitu Public Speaking yang disampaikan oleh pak Mustofa. Sangat penting bagi OSIM untuk tidak gagap saat berada bersama orang banyak. Dan di sinilah materi Public Spreaking memberikan manfaat dalam mengolah diri agar pandai dan sigap dalam berbicara di depan umum.

Disusul kemudian materi berikutnya Etika Organisasi oleh bu Widi, di mana beliau memberikan ilmu seputar yang ada di dalam kepengurusan OSIM. Dari sisi ini akan diberikan pengetahuan bahwa OSIM adalah organisasi madrasah yang terpercaya, dijadikan tempat belajar dan berkreasi, juga tempat untuk mengolah emosi dalam mengemban tugas dan tanggung jawab. Ada yang harus didahulukan, ada pula yang harus diduakan. Akan tetapi semua memerlukan perhitungan yang akurat agar tidak terbengkalai.

Pak Hanif memberikan materi Motivation Building dan Ice Breaking
OSIM Masa Bakti 2021/2022

Dan untuk materi terakhir adalah Motivation Building dan Ice Breaking oleh pak Hanif. Beliau menyampaikan banyak ilmunya terkait bagaimana motivasi itu harus ditumbuhkan dan dipelihara pada setiap diri manusia. Karena kekuatan motivasi itu sendiri sangat berguna untuk segala kegiatan. Jika tidak ada motivasi, maka segala pekerjaan yang harusnya segera kita selasaikan akan berakhir dengan tidak selesai, karena kita cenderung malas. Sekecil apapun tujuan kita, motivasi memberikan arahan atau dorongan untuk menuntaskannya. Begitu juga dengan OSIM yang memiliki sederet tujuan dan harapan, dan di sinilah peran penting dari sebuah motivasi.

Dari keseluruhan acara yang telah berjalan dengan lancar, Pembina OSIM, yakni bu Laila berharap semua ini akan mendatangkan manfaat yang besar. Meski bukan untuk dirinya, tapi untuk seluruh putra-putri didiknya. Akhir kata, tak segalanya bisa diperoleh secara instan. Segalanya membutuhkan proses perjuangan. Karena dari sanalah makna kehidupan bisa lebih berarti dan tak lekang oleh zaman. (ik + nay)

Tim Humas

Akun resmi hubungan masyarakat MTsN 5 Tulungagung.